Universitas Lampung (Unila) memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Lampung dan Indonesia. Sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, Unila telah terbukti mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap bersaing di dunia kerja.
Menurut Rektor Unila, Prof. Karomani, “Peran Unila dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia tidak bisa dipandang remeh. Kami terus berupaya untuk meningkatkan standar pendidikan dan penelitian, sehingga lulusan Unila dapat menjadi agen perubahan yang positif bagi masyarakat.”
Salah satu contoh kontribusi Unila dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah melalui program-program magang dan kerja sama dengan industri. Hal ini memungkinkan mahasiswa Unila untuk mendapatkan pengalaman kerja yang nyata dan relevan dengan dunia industri.
Menurut Dr. Ir. Hadi Suyono, M.Sc., Dekan Fakultas Teknik Unila, “Kerja sama dengan industri sangat penting untuk memastikan bahwa lulusan Unila memiliki keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Dengan demikian, kami dapat memastikan bahwa lulusan Unila dapat bersaing secara global.”
Tidak hanya itu, Unila juga aktif dalam mengembangkan program-program pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat umum. Melalui program-program ini, Unila berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Lampung dan Indonesia secara keseluruhan.
Prof. Dr. Ir. H. Farida M. Suhaimi, M. Eng., Guru Besar Teknik Sipil Unila, menambahkan, “Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi kemajuan suatu bangsa. Dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kita dapat memastikan bahwa Indonesia memiliki daya saing yang kuat di era globalisasi ini.”
Dengan berbagai kontribusi dan upaya yang dilakukan oleh Unila, tidak diragukan lagi bahwa perguruan tinggi ini memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Lampung dan Indonesia. Semoga Unila terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa.