Universitas Brawijaya (UB) memang tidak pernah berhenti untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang mereka tawarkan. Salah satu bukti nyata dari komitmen mereka adalah dengan menyediakan program studi yang dapat bersaing di tingkat internasional.
Dengan motto “Melahirkan Insan Kreatif dan Inovatif untuk Membangun Peradaban,” UB terus berupaya untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan tuntutan global saat ini. Salah satu cara yang mereka lakukan adalah dengan menyediakan beragam program studi yang dirancang untuk memenuhi standar internasional.
Menurut Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR., M.Sc., Dekan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, “Program studi yang kami tawarkan di UB didesain dengan mengacu pada kebutuhan industri dan perkembangan ilmu pengetahuan global. Kami ingin memastikan bahwa lulusan dari UB dapat bersaing di tingkat internasional dan mampu berkontribusi secara signifikan dalam pembangunan bangsa.”
Salah satu contoh program studi unggulan di UB adalah Program Studi Teknik Informatika yang telah berhasil meraih akreditasi A dari BAN-PT. Hal ini menunjukkan bahwa program studi tersebut memenuhi standar internasional dalam hal kurikulum, tenaga pengajar, fasilitas, dan capaian lulusan.
Selain itu, UB juga aktif dalam menjalin kerjasama dengan berbagai institusi dan universitas di luar negeri untuk memperluas wawasan dan pengalaman belajar mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa UB tidak hanya mendapatkan pendidikan yang berkualitas, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan jejaring internasional yang akan sangat bermanfaat bagi karir mereka di masa depan.
Dengan komitmen dan usahanya yang terus-menerus dalam meningkatkan kualitas pendidikan, tidak mengherankan jika Universitas Brawijaya (UB) terus menjadi pilihan utama bagi para calon mahasiswa yang ingin mendapatkan pendidikan terbaik dan dapat bersaing di tingkat internasional. UB memang bukan hanya sekedar universitas biasa, tetapi merupakan lembaga pendidikan tinggi yang mampu melahirkan lulusan yang siap bersaing di kancah global.